Ansor Terkini

Harlah ke-92 Tahun, Ranting Ansor Junrejo Pertegas Peran Benteng Ulama di Level Akar Rumput

Wathan.id – Gemuruh selawat dan hijau seragam Banser memenuhi Mushola Darul Mustajabah, RW 08 Desa Junrejo, Selasa malam (12/5). Momentum tersebut bukan sekadar seremoni perayaan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda (GP) Ansor ke-92, melainkan menjadi ajang “recharge” semangat pengabdian bagi para nahdliyin di tingkat akar rumput.

Suasana khidmat menyelimuti tasyakuran yang dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Junrejo, Sahabat Dzulkifli. Dalam orasinya, Dzulkifli menekankan bahwa angka 92 bukan sekadar statistik usia, melainkan simbol kematangan organisasi yang menuntut adanya transformasi mentalitas di tubuh kader.

“Kader Ansor Junrejo harus mau menempa diri. Kita tidak boleh berpuas diri dengan apa yang ada saat ini. Kapasitas intelektual dan keterampilan praktis adalah harga mati agar kebermanfaatan kita nyata dirasakan masyarakat,” tegas Dzulkifli dengan nada penuh semangat.

Pantauan di lokasi, acara ini menjadi potret mini kesolidan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Sinergi lintas generasi tampak kental dengan kehadiran jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PRNU Desa Junrejo, serta seluruh elemen Badan Otonom (Banom). Mulai dari ketegasan anggota Banser, keteduhan ibu-ibu Muslimat dan Fatayat, hingga energi segar dari pelajar IPNU-IPPNU. Hadir pula perwakilan LAZISNU dan LTM yang memperkuat fondasi kemandirian organisasi.

Fokus Pemberdayaan Umat

Di atas hamparan karpet mushola, diskusi hangat mengalir menjadi ruang dialektika. Para kader tidak hanya merefleksikan sejarah, tetapi juga merumuskan langkah strategis menghadapi dinamika zaman.

Pihak Syuriah NU Desa Junrejo dalam arahannya menitipkan pesan agar momentum Harlah ini menjadi titik tolak penguatan literasi digital dan pemberdayaan ekonomi. Ansor diharapkan menjadi motor penggerak yang adaptif terhadap inovasi modern tanpa meninggalkan tradisi luhur pesantren.

diskon

“Kita harus merapatkan barisan, bahu-membahu dalam program yang berorientasi pada kemaslahatan umat, mulai dari sektor ekonomi hingga penguatan literasi di kalangan pemuda,” pesan perwakilan Syuriah.

Sebagai simbol rasa syukur, acara ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng. Melalui peringatan Harlah ke-92 ini, GP Ansor Junrejo kembali menegaskan komitmennya: tetap solid dalam satu komando, menjaga benteng ulama, dan konsisten melakukan “Khidmah untuk Negeri” dari level desa.


Editor: Alfi Saifullah Fotografer: Dok. GP Ansor Junrejo

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button