Perkuat Basis Urban, PW GP Ansor Jatim Gelar FGD Kaderisasi Kluster Perkotaan

Wathan.id – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur menggelar Focus Group Discussion (FGD) khusus bagi Pimpinan Cabang (PC) Ansor Perkotaan se-Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15-16 Januari 2026 ini, bertempat di Aula Kantor PW GP Ansor Jawa Timur, Surabaya.
FGD ini diinisiasi Bidang Kaderisasi PW GP Ansor Jawa Timur sebagai langkah strategis dalam menata ulang sistem kaderisasi di wilayah urban (perkotaan) yang memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda dibanding wilayah pedesaan.
Diagnosa Tantangan Kaderisasi Urban
Forum ini dirancang untuk mencapai tiga tujuan utama dalam pengembangan organisasi ke depan:
- Potret Kondisi Faktual: Menggali data riil mengenai pelaksanaan agenda kaderisasi di seluruh klaster perkotaan Jawa Timur.
- Diagnosa Peluang dan Tantangan: Melakukan analisis bersama terhadap dinamika masyarakat urban yang menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dakwah Ansor.
- Rumusan Strategi: Memfasilitasi lahirnya arah kebijakan dan strategi kaderisasi yang adaptif, serta dukungan kebijakan langsung dari PW GP Ansor Jawa Timur.
Kehadiran Delegasi Kota Batu
Kota Batu, sebagai salah satu daerah dengan karakteristik urban-wisata yang kuat, turut aktif dalam pembahasan ini. Delegasi PC GP Ansor Kota Batu hadir langsung dipimpin oleh Ketua PC GP Ansor Kota Batu (Sahabat M.Rizal Fakhruddin) didampingi oleh Sahabat Edy Suwarsono mewakili jajaran Satkorcab Banser Kota Batu.
Kehadiran perwakilan Banser dalam forum kaderisasi ini menegaskan bahwa penataan organisasi di wilayah perkotaan tidak hanya menyentuh sisi administratif, tetapi juga penguatan korps kesiapsiagaan di level akar rumput perkotaan.
“Penataan kaderisasi di wilayah perkotaan memerlukan pendekatan yang lebih fleksibel namun tetap disiplin pada aturan organisasi. Kita harus mampu menjawab kebutuhan pemuda kota tanpa menghilangkan jati diri Ansor-Banser,” ujar sahabat Rizal.
Melalui FGD ini, diharapkan muncul blueprint kaderisasi yang lebih segar dan relevan bagi generasi muda di kota-kota besar di Jawa Timur, sehingga GP Ansor tetap menjadi organisasi pemuda yang inklusif dan progresif.



